RSS

Gereja St. Maria Bunda Carmel

14 Feb

katredal-ijenLokasinya terletak di Jl. Guntur No. 2 Malang. Gereja yang dibangun pada 28 Oktober 1934 ini merupakan Gereja Kathedral bertipikal Belanda asli. Bisa dibuktikan dari bentuk eksterior dan interior serta ornamen-ornamennya. Gereja ini pernah direnovasi pada 27 Juli 2002. Awalnya Gereja Ini bernama Santa Tereshia kemudian berganti nama Santa Maria Bunda Carmel pada 1961. Kathedral berarti pusat atau area yang berada di tengah-tengah Gereja, atau bisa dikatakan juga kalau Kathedral juga Area Keuskupan utama. Kathedral Ijen termasuk salah satu Kathedral terindah di Indonesia.

Sebelumnya di Malang hanya ada satu gereja katolik yaitu Gereja Hati Kudus Yesus di Kayutangan yang dibangun sejak tahun 1905. Dikarenakan banyaknya umat yang beribadah dan pelayanan pada satu gereja tidak mencukupi, maka Msgr. Clemens van der Pas O. Carm membangun Gereja Katolik Jawa di Jl. Semeru pada tahun 1929 (dan sekarang menjadi Gereja Kristen Kalam Kudus). Gereja Kathredal yang dirancang oleh arsitek L. Estourgie dan dibangun oleh pemborong NV Bouwundig Buerau Siten en Louzada ini dilakukan peletakan batu pertama pada tanggal 11 Februari 1934 dan pada tanggal 28 Oktober 1934 diresmikan dan dipersembahkan kepada Santa Theresia.

Di wilayah Paroki Katredal St. Theresia kemudian didirikan sekolah dasar berbahasa Belanda (HIS) di jalan Semeru, Sekolah Dasar ‘Ongko Loro‘ (Indandsche School ze Klasse) di Betek pada tahun 1930, Taman Kanak-kanak (Frobeschool) dan SD St. Ursula di jalan Panderman dan tahun 1936 didirikan SMU (AMS, Algemene Middleboar School) St. Albertus (Dempo) di Jalan Talang.

Ada peristiwa yang sangat dikenang oleh warga Malang, yaitu terkenal dengan sebutan Clash I 1947, dimana beberapa pelajar dari SMU St. Albertus bergabung dengan tentara pelajar (TRIP, Tentara Republik Indonesia Pelajar) melawan tentara Belanda pada perang dunia II. Korban perlawanan tentara Belanda dikenang dan diberi penghargaan dengan dibangunnya monumen kepahlawanan TRIP tepat di depan gereja ini.

Sumber: wisatamalang.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 14, 2013 in Wisata Sejarah

 

Tag:

Komentar ditutup.

 
%d blogger menyukai ini: