RSS

Monumen Melati Kadet Suropati

19 Feb

monumen-melatiPendirian monumen ini digagas oleh Kepala Staf Operasi Divisi VIII, Mayor Mutakad Hurip setelah beliau pulang dari pertempuran di Surabaya yang pertama, sebelum meletus pertempuran yang ke-2 pada tanggal 10 November 1945. Pembukaannya sendiri diumumkan oleh Mayor Jendral Imam Sujai selaku komandan Divisi VIII pada awal bulan November 1945. Ditegaskan pula bahwa lulusan sekolah tentara Divisi VII Malang sama dan sederajat dengan akademi militer di Jogjakarta. Istilah ‘Perwira’ pengganti Opsir dan istilah ‘Taruna’ pengganti Kadet diakui Nasional terlahir dari Malang karena Kota Malang dalam bidang istilah bahasa memang selangkah lebih maju. Hal ini dapat dibuktikan pada Syair lagu mars Kadet Malang yang berjudul ‘Mars Taruna Perwira’ (Moehkardi, 1979 : 192).

Sekolah Tentara mula-mula menempati bekas gedung Meisjes HBS, beberapa bulan kemudian pindah ke gedung Eropees che Lagere School (Susteran Corjesu) dan setelah sekolah ini benar-benar tidak mampu menampung peminat, pindah ke bekas Asrama Marine Belanda di jalan Andalas, komplek Angkatan Laut sampai tahun 1947.

Sumber: wisatamalang.com

Pendirian monumen ini digagas oleh Kepala Staf Operasi Divisi VIII, Mayor Mutakad Hurip setelah beliau pulang dari pertempuran di Surabaya yang pertama, sebelum meletus pertempuran yang ke-2 pada tanggal 10 November 1945. Pembukaannya sendiri diumumkan oleh Mayor Jendral Imam Sujai selaku komandan Divisi VIII pada awal bulan November 1945. Ditegaskan pula bahwa lulusan sekolah tentara Divisi VII Malang sama dan sederajat dengan akademi militer di Jogjakarta. Istilah ‘Perwira’ pengganti Opsir dan istilah ‘Taruna’ pengganti Kadet diakui Nasional terlahir dari Malang karena Kota Malang dalam bidang istilah bahasa memang selangkah lebih maju. Hal ini dapat dibuktikan pada Syair lagu mars Kadet Malang yang berjudul ‘Mars Taruna Perwira’ (Moehkardi, 1979 : 192).

Sekolah Tentara mula-mula menempati bekas gedung Meisjes HBS, beberapa bulan kemudian pindah ke gedung Eropees che Lagere School (Susteran Corjesu) dan setelah sekolah ini benar-benar tidak mampu menampung peminat, pindah ke bekas Asrama Marine Belanda di jalan Andalas, komplek Angkatan Laut sampai tahun 1947.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 19, 2013 in Wisata Sejarah

 

Tag:

Komentar ditutup.

 
%d blogger menyukai ini: