RSS

Agar Waktu Lebih Bermakna

Jika hari ini sama dengan hari kemarin, itu masih termasuk merugi. Kata Rasul kita, Muhammad saw. Kita baru dikatakan beruntung jika hari ini lebih baik daripada hari kemarin, demikian seterusnya untuk hari-hari yang akan datang. Selalu lebih baik dan lebih baik.

Apakah hal ini berlebihan? Tenyata tidak. Menurut sebuah survey yang dilakukan universitas terkemuka, UCLA California, secara teori, potensi otak dan fisik kita memang bisa berkembang terus tak terbatas. Normal Potencial Growth, potensi tumbuh kembang kita secara normal setiap harinya adalah 10 hingga 15 persen. Mestinya kita hisa terus berkembang lebih pintar, lebih baik, lebih bijak, dst. Sementara itu, tak jarang seorang ibu justru merasa menjadi robot di rumah atau malah merasa pembantu yang setiap harinya melakukan pekerjaan rutin itu itu saja selama bertahun-tahun.

Pun pula ayah. Tiap hari ia harus bekerja berpayah-payah, pulang lelah, iapun kehilangan gairah, nggak sempat menikmati kehidupan.waktu demi waktu begitu menjemukan berlalu begitu saja. Lalu bagaimana agar perjalanan kita bisa lebih bermakna dan menyenangkan? Agar kegiatan keluarga kita lebih efisien, prak tis dan terarah? Hal-hal praktis berikut ini mudah-mudahan bisa membantu kita.

Pertama, apa yang akan saya laksanakan sepanjang 24 jam besok, siapkanlah secara baik, syukur didiskusikan dengan pasangan Anda dan anak-anak Anda agar bisa di singkronkan

Kedua¸ sadar sepenuhnya apa yang akan dilakukan di suatu tempat. Apa yang akan dibeli jika ke pasar,apa yang akan ditanyakan jika ke dokter, apa yang akan dibicarakan jika silaturrahim, siapkan pulpen dan apa yang akan dibicarakan jika telpon, apa yang diselesaikan jika kerja.

Ketiga, bisakan menyimpan dokumen secara rapi. Siapkan tas atau map plastic untuk setiap jenis dokumen, misalnya dokumen sekolah (raport, kartu SPP, ijazah), dokumen keluarga (akta kelahiran, KTP), dokumen keuangan (buku tabungan, surat-surat rumah, kendaraan, uang), dokumen rumah (rekening listrik, telepon, air), dokumen kesehatan (resep, obat, kartu pasien), dll. Jika setiap kali harus mencarisampai pusing itu pemborosan yang tidak perlu terjadi.

Keempat, jika hendak pergi ke suatu tempat, usahakan tepat waktu. Untuk itu, persiapkan segala yang diperlukan agar tidak terlambat.

Kelima, selesaikan semua tugas dengan segera, jangan ditunda, don’t wait until tomorrow. Jangan terlalu lama dipikir ulang, langsung kerjakan pada waktunya.

Keenam, atur pembicaraan. Kurangi bicara yang tidak perlu, salah satu ciri baiknya urusan seorang mukmin adalah meninggalkan hal-hal yang tidak perlu, kata Nabi saw. Cirri yang lain kata Nabi, adalah berbicara yang baik atau diam.

Ketujuh, lebih penting dari semua hal di atas, bahwa keluarga kita harus memiliki tujuan yang jelas, terperinci dan terukur. Apa yang Anda inginkan dalam 10 tahun kedepan? Apa yang diinginkan keluarga Anda dalam setahun kedepan dan bagaimana cara mencapainya? Apa tujuan yang ingin Anda capai sebulan kedepan, dan tujuan pekan ini? Kegiatan apa saja yang harus dilakukan agar tujuan bisa tercapai? Jadi, tujuan adalah dasar semua aktifitas kita (goal basic activity). Kegiatan yang tidak menunjang tercapainya tujuan sebaiknya tidak dilakukan.

Iklan
 

Komentar ditutup.

 
%d blogger menyukai ini: